Pengen tau level bahasa inggris kamu?
Yuk coba ikuti Adventure Test untuk melihat level bahasa inggris dan program apa yang cocok buat kamu. Hanya 5 menit.
Yuk, upgrade skill Bahasa Inggrismu
sambil healing di alam hijau! 🍃
Belajar di tempat yang tenang, dikelilingi pepohonan, sungai, dan budaya lokal yang kaya. Di sini kamu akan
berbahasa Inggris selama 24 jam, bertemu teman baru se-visi, dan bersama meraih impian!
Level program didesain dengan konsep "adventure" cocok dengan lokasi YEC yang berada di lingkungan alam yang masih asri
From clueless to can say hi confidently
Cocok buat kamu yang baru mulai belajar atau masih insecure ngomong English.
Di level ini, peserta bakal fokus ke basic grammar, daily vocab, dan simple conversation, kelasnya fun, banyak praktik, dan cocok yang ingin build foundation dulu.
From casual talker to confident communicator
Buat kamu yang udah bisa basic tapi pengen lebih lancar dan natural.
Di level ini fokus ke grammar lebih kompleks, topik akademik & umum, dan speaking di situasi luas. Nggak cuma ngobrol, tapi juga mampu jelasin pendapat & pengalaman secara jelas.
From fluent speaker to global-minded achiever
Level buat kamu yang udah lancar dan pengen upgrade ke academic & professional English. Latihan critical discussion, argumentation, report, presentation, sampai topik global issues. Cocok buat yang mau persiapan kuliah, pekerjaan, organisasi, atau publik speaking.
Yuk coba ikuti Adventure Test untuk melihat level bahasa inggris dan program apa yang cocok buat kamu. Hanya 5 menit.
Youth English Camp (YEC) lahir dari semangat untuk membuka akses belajar bahasa Inggris di daerah terpencil. Program pertama dimulai secara gratis untuk warga Desa Sungkai dan sekitarnya, fokus pada conversation class dan terbuka untuk semua usia. Di tengah keterbatasan fasilitas, semangat belajar masyarakat menjadi fondasi kuat berdirinya YEC.
Pada Januari 2018, YEC resmi membuka program General English untuk 10 peserta pertama. Antusiasme anak muda begitu tinggi, namun tantangan besar datang dari akses yang sulit—jalan setapak yang hanya bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. Meski begitu, semangat belajar tetap menyala.
Program TOEFL dan IELTS Preparation mulai dikembangkan. Para pendiri, tutor, dan murid YEC mulai meraih beasiswa serta menempuh pendidikan ke luar negeri—menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. YEC juga mulai mengundang wisatawan asing (native speakers) yang berkunjung ke Sumatra untuk berinteraksi langsung dan membantu praktik berbicara bahasa Inggris.
Pandemi COVID-19 membawa tantangan baru. YEC beradaptasi dengan meluncurkan kelas online agar semangat belajar tetap hidup. Meski interaksi fisik terbatas, semangat siswa untuk berlatih bahasa Inggris tidak pernah padam.
YEC mulai aktif mengadakan webinar tentang beasiswa dan kuliah ke luar negeri, memperluas jaringan, dan mengenalkan English Camp ke lebih banyak siswa di berbagai daerah.
YEC mulai aktif mengadakan webinar tentang beasiswa dan kuliah ke luar negeri, memperluas jaringan, dan mengenalkan English Camp ke lebih banyak siswa di berbagai daerah.
YEC mulai aktif mengadakan webinar tentang beasiswa dan kuliah ke luar negeri, memperluas jaringan, dan mengenalkan English Camp ke lebih banyak siswa di berbagai daerah.
YEC mulai aktif mengadakan webinar tentang beasiswa dan kuliah ke luar negeri, memperluas jaringan, dan mengenalkan English Camp ke lebih banyak siswa di berbagai daerah.
YEC mulai aktif mengadakan webinar tentang beasiswa dan kuliah ke luar negeri, memperluas jaringan, dan mengenalkan English Camp ke lebih banyak siswa di berbagai daerah.

Bagi masyarakat yang ingin belajar bahasa inggris dengan suasana berbeda, Youth English Camp (YEC) di Bukik Sungkai Kecamatan Pauh, Kota Padang, menjadi pilihan menarik
![]()
Selama ini masyarakat Sumbar pergi ke Kampung Inggris Pare untuk belajar bahasa inggris, tetapi semenjak YEC berdiri kita tidak perlu jauh-jauh dan mengeluarkan banyak biaya untuk pergi ke sana.
![]()
Saat ini telah hadir kampung inggris di Padang yakni di Sungkai. Sekolah yang dipelopori oleh dua anak muda Alif Disa Putra dan Delvis Yendra yang merupakan jebolan kampung inggris Pare.
![]()
Kita sudah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi pendidikan dan organisasi kemahasiswaan untuk melaksanakan program Eduwisata, Workshop, Seminar, and Sharing Session.
Periode program dimulai setiap bulannya. Perhatikan Academic Calendar di website dan akun sosial media untuk kapan dimulainya pendaftaran dan program berjalan.
Ya, karena kami menerapkan lingkungan “English 24 jam” dan belajar dalam suasana camp agar pengalaman belajar optimal. Kamu juga bisa memilih program non-camp jika semua kamar sudah terpenuhi atau tinggal tidak jauh dari lokasi camp.
Tentu! Program General English di level Camper dirancang khusus untuk pemula yang baru mulai belajar bahasa Inggris. Setelah itu bisa lanjut ke level Explorer dan Hunter sesuai kemampuan.
Fasilitas yang disediakan di YEC cukup komplit, mulai dari fasilitas kamar tidur, kamar mandi, ruang belajar, dapur, ruang makan, ruang bersama (common room), mini library, fasiltas olahraga, tempat parkir dan masih banyak lagi. Semua fasilitas ini dapat dinikmati oleh peserta Camp.
Boleh, tentu saja! Peserta dipersilakan keluar camp dengan izin tutor atau staff yang bertugas. Kami memastikan aktivitas peserta tetap aman dan terpantau.
Berikut daftar barang yang disarankan untuk dibawa:
– Pakaian sehari-hari dan pakaian olahraga
– Perlengkapan mandi
– Alat tulis
– Tumbler atau botol minum
– Gadget pribadi seperti HP dan laptop
– Niat belajar yang tulus dan semangattt!